Ibarat Film

Jika hidup Anda diibaratkan seperti salah satu atau dua judul film, maka film apakah itu?

Kalau saya,

INCEPTION & SERENDIPITY versi serial TV.

Advertisements

Logika Zodiak

Kali ini mari kita membahas logika zodiak. Apa itu logika zodiak? Langsung saja kita masuk ke contoh.
Misalnya ada tulisan seperti ini; Aries = orangnya bertanggung jawab.
Kalau begitu, maksudnya semua orang Aries itu bertanggung jawab? Mayoritas orang Aries bertanggung jawab? Atau orang Aries mempunyai kecenderungan lebih bertanggung jawab dibandingkan non-Aries? Jadi, mayoritas orang yang non-Aries kurang bertanggung jawab atau tidak se-bertanggung jawab orang Aries?

Hello.. Kenyataannya, kita bertanggung jawab atau tidak, itu TERGANTUNG pada komitmen dan perilaku kita sendiri. Tidak peduli zodiak kita apa. Pun berlaku pada perilaku lainnya.

Related image
Continue reading

What’s Special in October?

Setiap bulan pasti ada hari penting nasional maupun internasional. Di sini saya ingin mencatat apa saja hari penting yang terjadi di bulan Oktober, yang menurut saya pribadi, cukup banyak dan spesial.

october

1. Breast Cancer Awareness Month
Bulan Oktober ditetapkan sebagai bulan untuk mengingatkan dan meningkatkan kesadaran seluruh wanita di dunia tentang kanker payudara

2. 1 Oktober = Hari Kesaktian Pancasila

3. 2 Oktober = Hari Batik Nasional

4. 5 Oktober = Hari TNI

5. 5 Oktober = World Teachers’ Day

6. 10 Oktober = bertepatan dengan ulang tahun saya, tanggal 10 Oktober juga merukapan Hari Kesehatan Jiwa Sedunia – dan wah, kebetulan sekali saya memang concern dengan hal-hal yang berhubungan dengan mental health.
Masih di tanggal 10 Oktober, tanggal dengan angka yang sama dengan bulannya ini juga merupakan hari ulang tahun Taiwan.

7. 16 Oktober = Hari Pangan Sedunia

8. 28 Oktober = Hari Sumpah Pemuda

9. Pelantikan presiden dari era Bapak Presiden Susilo Bambang Yudhoyono

10. Pelantikan Gubernur DKI dari era Bapak Gubernur Sutiyoso (dengan pengecualian pada Pak Djarot)

Tentu saja masih ada hari-hari penting lainnya, tetapi yang saya catat ini yang cukup familiar di tengah kita.

10 October: Happy Birthday to Me!

Year by year.

10 October: Happy Birthday to Me!

2017.

There is misspelled name, it should be Okinice, but it’s obviously okay.
Oh ya, kok ada 2 nama sih? Yup, karena dua staff yang berulang tahun tepat di tanggal yang sama, hanya beda satu tahun saja. Padahal, kantor ini jumlah pekerjanya bahkan tidak sampai 10 lho.

2015

2012

Masih ada beberapa lagi foto lainnya di tahun-tahun sebelumnya, tapi saya upload segini saja dulu.

Kejutan-ketjutan ini memang ingin saya bagikan sebagai wujud rasa syukur saya atas apa yang dilakukan oleh berbagai lingkungan sosial saya ini.

Bahkan di tahun 2015, ketika saya sedang mengerjakan project bernama “Toothsie.com”, di mana satu tim sebenarnya hanya 3-5 orang, tetapi, bertepatan sekali hari itu, ada rekan-rekan dari sebuah kantor lain bergabung sementara di kantor “Toothsie.com” karena satu dan dua hal. Oleh karenanya, kejutan ulang tahun diberikan oleh dua tim sekaligus, sehingga lebih ramai. Dan, dilakukan di luar kantor, tepatnya di salah satu restoran seafood di bilangan Jakarta Utara.

Pernah juga, di tahun-tahun sebelumnya, dalam sehari dapat dua kejutan dari dua lingkaran sosial yang berbeda.

Melalui artikel blog ini, sekali lagi saya ingin mengucapkan “terima kasih banyak, semuanya”. 🙂

Tentang Keberadaan, Keyakinan, Keputusan, dan Kehendak Tuhan

life hack

These are some of my thoughts recently.

#1. When we let go of a person in our life, new person is coming. And yes, anything new is always excited BUT doesn’t mean for a lifetime! Some people come into our life for a purpose. It could be for professional purpose, for teach us something, for entertaining us or/and the vice versa, for certain period or lifetime, or anything else. In this case, I remember this quote “we have three types of friends in life; friends for a reason, friends for a season and friends for a lifetime”.

#2. Kita tidak akan percaya/yakin kepada siapa pun, sebelum kita percaya dan yakin kepada diri kita sendiri.
Continue reading

Bumi Bulat VS Bumi Datar

Dulu pernah ngobrol sama temen soal evolusi. Kami berdiskusi mungkin manusia purba (yang punya anatomi layaknya kera seperti yang dijelaskan Charles Darwin) terus berevolusi sampai akhirnya ada satu hasil evolusi yang paling sempurna, mungkin manusia itulah yg disebut “manusia pertama” di bumi. Dan akhirnya mendapat julukan ciptaan paling sempurna di antara ciptaan lainnya. Mungkin ya.. Ini hanya cerita-cerita saja.

Siapa pun yang bercerita, kalau cerita tentang hal-hal seperti ini, saya rasa sepertinya tidak terlalu banyak orang di negara kita ini yang berminat untuk ikutan. Bagaimana bisa berminat dengan topik-topik seperti evolusi dan lain-lain yang sebanding? Kalau di abad 21 seperti ini masih ada yang percaya bahwa bumi itu datar dan perempuan bisa hamil akibat sperma yang masuk dari pori-pori kulit.

Memang sih, however, history repeats itself. Perdebatan bentuk bumi pernah terjadi di abad ke-15 di negara bagian barat. CMIIW. Entah sebelum abad 15 apakah pernah terjadi perdebatan yang sama juga tidak ya? Tapi kalau mau realistis, ya ok lah, negara kita kan negara berkembang. Baru 70 tahunan merdeka. Tapi entahlah, ya maunya sih ngga di tahun 2017 juga kali masih ribut soal bentuk bumi.. 😐 Di kala smartphone dan berbagai produk digital sudah muncul, lalu masih ada yang meributkan bentuk bumi, itu rasanya… ah sudahlah. Lalu, kalau begini ceritanya, apa kita perlu menunggu hingga 600 tahun kemudian untuk melihat bangsa ini maju? Semoga tidak selama itu tentunya!
Continue reading

Taksi Konvensional VS Taksi Online

Taksi
Kembali marak terjadi. Demo para sopir angkutan umum terhadap taksi/ojek online, namun kali ini terjadi di kota-kota luar Jakarta. Karena peristiwa ini, saya jadi teringat tahun lalu saat demo taksi konvensional di Jakarta menjadi rusuh dan anarkis, seperti biasa, netizen pun mulai banyak yang berkomentar di social media menanggapi peristiwa tersebut.

Selain membahas fenomena angkutan online, saya sebenarnya lebih ingin bercerita tentang sesuatu yang disebut; berpikir secara holistik (bepikir secara menyeluruh/luas). Jadi, saat kita “melihat” suatu peristiwa, kita melihatnya dari banyak sisi. Saya percaya bahwa saat kita dapat berpikir secara holistik, entah seberapa besar pengaruhnya, itu akan membantu kita agar lebih bisa menguasai emosi/perasaan kita, membantu mengasah rasa empati kita, dan membuat kita jadi lebih pengertian tentunya. Analoginya, hanya karena ada beberapa “koreng” di kulit jeruk, bukan berarti jeruk tersebut busuk bukan?
Continue reading