Monthly Archives: July 2015

Perjalanan untuk Mengenali Diri Sendiri (Bagian ke-3)

common sense

Pada artikel bagian ke-2 sebelumnya, saya ada menyebut kata “book smart”. Maksudnya apa sih “book smart”? Jadi, kecerdasan seseorang bisa dibentuk dari 2 macam sumber, yaitu dari buku-buku (teori) atau dari eksperimen langsun di lapangan (praktek). Book smart merujuk pada orang yang sangat suka belajar, membaca, mencari tahu wawasan-wawasan baru, dan biasanya disebut juga sebagai orang yang well-educated, sedangkan street smart adalah orang-orang yang cerdas melalui terjun langsung di lapangan, melihat kondisi di lapangan seperti apa, dealing langsung dengan kondisi di lapangan, dan mempraktekkan apa yang seharusnya dilakukan.

Nah di dunia ini, ada yang masuk sebagai kaum akademisi/cendekiawan (intellectual). Orang-orang seperti ini cocok berprofesi sebagai guru, dosen, profesor, filsuf, dan semacamnya. Para kaum akademisi wajib merupakan orang yang book smart! Namun jika ia juga street smart tentunya merupakan nilai plus. Jadi ketika ia berbagi pengetahuannya kepada orang lain biasanya akan lebih mengena karena bisa dihubungkan dengan pengalaman pribadinya di lapangan.

Continue reading

Advertisements