Perjalanan untuk Mengenali Diri Sendiri (Bagian ke-4)

ppp
Sampai di sini, mungkin Anda bertanya-tanya, berarti khusus untuk entrepreneur wanita tidak ada pasangan yang ‘menyelamatkannya’ dong, karena kalau ada yang ‘menyelamatkan’, si wanita tidak jadi kaum entrepreneur, malah masuk jadi kaum cinderella? Tidak juga. Pernah mendengar quotes ‘di balik pria sukses, ada wanita yang hebat’? Well, bagi saya quotes ini sebenarnya berlaku untuk wanita maupun pria, tergantung siapa yang akan jadi entrepreneur. Saya melihat ada banyak entreprenuer pria maupun wanita yang hidupnya sedikit banyak juga ‘terselamatkan’ oleh pasangannya. Perbedaannya, adalah pada peran pasangannya biasanya.

***

Belum lagi ada yang saya sebut kaum Geisha. Apa itu kaum Geisha? Sedikit saya ambil definisinya di Wikipedia, yaitu Geisha is traditional Japanese female entertainers who act as hostesses and whose skills include performing various Japanese arts such as classical music, dance, games and conversation, mainly to entertain male customers. Singkat saja, Anda pernah mendengar rumor seperti artis atau penyanyi papan atas yang di belakang layar mereka juga ‘menghibur’ konsumen prianya? Kurang lebih contoh kasusnya seperti itu. Jadi, para wanita penghibur ini bukan yang kelas teri loh, tetapi kelas kakap. Penampilannya pun sangat bersih dan high-class karena konsumennya pun orang kelas atas. Di sini saya sedang TIDAK membahas apakah ini dosa atau tidak, boleh atau tidak boleh. Saya hanya ingin berbagi bahwa dari zaman dahulu orang-orang yang masuk ke dalam kaum Geisha ini memang sudah ada. Termasuk para kaum homoseksual, dari zaman dahulu pun sudah ada. Tetapi untuk kaum yang sudah sangat spesifik seperti homoseksual ini, maka pembahasannya pun bisa lebih mendalam seperti dilihat dari sisi ilmu biologi.

Seperti kata Aristotle, knowing yourself is the beginning of all wisdom, tujuan manusia menemukan jati diri dan panggilan hidupnya adalah agar keputusan-keputusan yang diambil dalam hidup itu tepat, yaitu yang sesuai dengan jati diri dan panggilan hidup. Maka itu, di majalah, di internet, sering ada tes psikologi, tes kepribadian, dan semacamnya itu untuk membantu kita semakin mengenal diri kita. Cermati saja, biasanya orang suka mengisi tes-tes semacam itu. Mengapa? Karena orang merasa perlu mengenal dan mengerti dirinya dahulu, agar ke depannya sebisa mungkin mereka selalu mengambil keputusan yang tepat dalam melangkah, entah itu mencari pekerjaan, mencari pasangan hidup, hingga keputusan-keputusan lainnya. Bahkan untuk membantu kita menemukan jati diri dan panggilan hidup kita, topik-topik seperti ini sering dibawakan di seminar-seminar motivasi, character building, dan semacamnya, yaitu jika Anda mendengar kalimat seperti ini pada salah satu seminar; temukan PASSION, POTENCY, dan PURPOSE Anda! (3P), ya, itu Anda sedang dibantu untuk menemukan jati diri dan panggilan hidup dengan diajak untuk coba merenungkan dahulu apa passion (gairah), pontency (potensi), dan purpose (tujuan) dalam hidup Anda. Kendala yang terjadi adalah kadang kala ada orang-orang yang mengingkari jati diri dan panggilan hidupnya. Hal tersebut bisa terjadi karena macam-macam penyebabnya. Misalkan seseorang terpanggil untuk menjadi entrepreneur. Mengetahui bahwa seorang entrepreneur pasti harus melewati masa-masa sulit terlebih dahulu, harus gigih bekerja, berjuang, dan bersabar, yang mana secara naluriah mana ada sih orang yang mau bersusah-susahan seperti itu, maka orang tersebut mulai mengingkari panggilan hidupnya dan memilih untuk masuk ke jalan yang lebih aman saja.

Jadi, sampai di sini, pernahkah Anda bertanya kepada diri Anda sendiri; “Siapakah Saya?”

Advertisements

Tagged: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

3 thoughts on “Perjalanan untuk Mengenali Diri Sendiri (Bagian ke-4)

  1. […] — Bersambung ke bagian ke-3. […]

  2. […] — bersambung ke bagian ke-4. […]

  3. […] setelah membaca artikel seri “Siapakah Saya?” dan artikel ini, mari kita semua (termasuk saya pastinya) bertanya kembali, apakah kita sudah […]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: