Monthly Archives: December 2015

Dasar-dasar Ilmu Komunikasi

kom

Saya mengambil jurusan Public Relations saat kuliah. Ada banyak pertimbangan mengapa saya mengambil jurusan ini. Namun, saat ini yang ingin saya bagikan adalah ilmu komunikasi yang saya dapatkan semasa kuliah dan sepanjang yang saya tinjau dan praktekkan.

Banyak yang beranggapan, kalau komunikasi itu apa sulitnya sih? Kan ‘cuma ngomong’ doang? Nah, kalau betul komunikasi itu hanya sebatas ‘ngomong’ / ‘berbicara’ doang, mengapa sampai ada fakultas komunikasi di jenjang perkuliahan? Bahkan tempat kuliah saya dulu khusus menyediakan fakultas komunikasi saja. Maka itu disebut Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi. Belum lagi, di setiap perusahaan, terutama perusahaan yang sudah mumpuni, pastinya ada divisi komunikasi. Divisi komunikasi itu biasanya menaungi bagian marketing, public relations, dan advertising, yang mana bagian-bagian ini penting bukan untuk sebuah perusahaan? Belum lagi, banyak loh hubungan antar manusia, dari skala kecil misalkan keluarga sampai skala besar seperti perusahaan yang menjadi semakin baik atau semakin renggang karena hanya masalah komunikasi.
Continue reading

Advertisements

Sudah Minder, Sombong Pula!

arogan

Judul di atas sebenarnya kurang tepat, karena minder/insecure (tidak aman) dengan sombong bukan dua hal yang berbeda, tetapi justru salah satu penyebab mengapa orang menjadi sombong adalah perasaan insecure-nya.

Orang yang pemalu adalah orang minder/insecure dengan intrepertasi pasif, sedangkan orang yang sombong adalah orang minder/insecure dengan intrepertasi agresif. Atau, sederhananya saja, orang yang sombong itu adalah orang yang insecure tapi tetap jaga gengsi. Makanya ada kondisi di mana ada orang yang dari luar sebenarnya kelihatan percaya diri, tapi sebenarnya dalamnya minder.

Continue reading

Pentingnya Belajar Ikhlas Melepaskan

“Ternyata belajar MELEPASKAN lebih penting daripada belajar menggapai.”

air

Tahukah Anda? Belajar untuk menggapai sesuatu itu penting tetapi belajar untuk menerima bahwa APAPUN yang kita miliki (jangankan hal-hal materiil, bahkan talenta kita dan orang-orang yang kita kasihi) adalah BUKAN milik kita ternyata JAUH LEBIH penting! Yes, what we have is not our belonging. Dan siapa pun untuk sampai ke fase ini JELAS proses dan perjalanan yang dilewati sangatlah TIDAK MUDAH.

Continue reading

10 Ciri-ciri Orang Introvert

introvert

Ciri-ciri Orang Introvert

Pada dasarnya semua orang punya sisi introvert atau minimal kepribadian yang lebih tertutup, karena semua orang punya batas insecurity-nya masing-masing, punya privasi, dan butuh me-time. Batas insecurity maksudnya adalah biasanya ada hal-hal yang membuat sesorang minder, sehingga ia tidak cukup terbuka untuk menceritakan atau menunjukkannya.

Semua orang pun punya sisi extrovert atau kepribadian yang lebih terbuka, karena semua orang butuh bersosialisasi. Saat bertemu orang yang ia nyaman dengannya, orang introvert pun bisa terbuka kok. Untuk lebih detilnya lagi, orang introvert itu kurang lebih memiliki 10 ciri-ciri ini:
Continue reading