10 Ciri-ciri Orang Introvert

introvert

Ciri-ciri Orang Introvert

Pada dasarnya semua orang punya sisi introvert atau minimal kepribadian yang lebih tertutup, karena semua orang punya batas insecurity-nya masing-masing, punya privasi, dan butuh me-time. Batas insecurity maksudnya adalah biasanya ada hal-hal yang membuat sesorang minder, sehingga ia tidak cukup terbuka untuk menceritakan atau menunjukkannya.

Semua orang pun punya sisi extrovert atau kepribadian yang lebih terbuka, karena semua orang butuh bersosialisasi. Saat bertemu orang yang ia nyaman dengannya, orang introvert pun bisa terbuka kok. Untuk lebih detilnya lagi, orang introvert itu kurang lebih memiliki 10 ciri-ciri ini:

  1. Orang introvert BUKAN berarti selalu orang yang minder.
    Orang yang pemalu dan minder biasanya berkepribadian introvert. Namun, orang berkepribadian introvert bukan berarti selalu pasti orang yang minder. Bill Gates, Steve Jobs, dan banyak pengusaha lainnya yang introvert, apakah mereka orang yang minder? Mau introvert atau pun ekstrovert, setiap orang punya batas insecurity-nya kok.
  2. Orang introvert BUKAN berarti tidak pandai bergaul/membangun networking atau hubungan.
    Seperti yang dilansir dari psychologytoday.com bahwa many introverts socialize easily; they just strongly prefer not to, jelas berarti orang yang introvert bukan berarti tidak pandai bersosialisasi atau membangun hubungan, hanya saja biasanya orang introvert tidak terlalu sering memulainya dan lebih memilih membangun networking/hubungan secara interpersonal daripada terlibat dalam diskusi kelompok.
    Seperti yang kita tahu bahwa networking itu penting dalam berbisnis, maka kalau networking orang introvert buruk, berarti tidak ada pebisnis dan pengusaha introvert dong?
  3. Orang introvert butuh dan menikmati saat-saat sendirinya.
    Orang yang anti-sosial jelas memiliki kepribadian introvert. Namun, orang introvert belum tentu orang yang anti-sosial, hanya memang senang (sering) menyendiri. Mereka merasa lebih berenergi, damai, dan bisa menemukan diri setelah menghabiskan waktu bersama dirinya sendiri.
    Melakukan banyak hal sendirian seperti makan di luar sendiri, nongkrong di kafe sendiri, shopping sendiri, bahkan mungkin nonton sendiri adalah hal yang biasa untuk para introvert.
  4. Orang introvert biasanya suka (dan mempunyai kemampuan) menulis.
    Dibandingkan berkomunikasi secara verbal, orang introvert lebih suka berkomunikasi secara tulisan, dan biasanya orang introvert memang memiliki kemampuan menulis. “Tapi, kan ada pengusaha introvert yang pandai berkomunikasi secara verbal” — ya, itu terjadi melalui latihan.
  5. Orang introvert cenderung lebih banyak mendengarkan daripada menyampaikan pendapat saat berkomunikasi.
  6. Orang introvert cenderung tidak suka teleponan.
  7. Orang introvert cenderung memilih percakapan atau proses bersosialisai one-on-one (interpersonal) daripada secara berkelompok.
  8. Orang introvert cenderung seseorang yang over-thinker.
  9. Orang introvert tidak suka diganggu saat ia sedang enjoy dengan sesuatu yang sedang ia kerjakan.
  10. Orang introvert hanya akan menjadi lebih terbuka dengan seseorang jika ia sudah nyaman dengan orang tersebut.
    Jadi, orang introvert pun bisa terbuka dalam keadaan tertentu.

Selain poin nomor 10, orang introvert juga bisa jadi lebih terbuka bahkan jadi ekstrovert karena beberapa penyebab, misalnya pengaruh lingkungan, tuntutan pekerjaan, atau pun keputusan pribadi. Saya adalah orang yang introvert, tetapi belakangan saya ada mengisi tes kepribadian dan hasilnya 60% ekstrovert. Hal tersebut terjadi kemungkinan karena tahun ini saya juga menangani kegiatan offline Marketing Communications yang mengharuskan saya banyak bersosialisasi dan berdiskusi secara kelompok, tampil dan berbicara di depan umum, bahkan berteleponan. Saya memandang ini sebagai sarana belajar, yang ternyata juga berefek pada kepribadian saya yang menjadi sedikit lebih ekstrovert. Tapi, biasanya sih efeknya tidak terlalu berlebihan juga. Maka itu, hasilnya pun hanya 60%, yang artinya perbandingannya masih hampir 50:50 dengan sisi introvert saya. Sampai hari ini, saya memang masih merasa nyaman melakukan hal-hal yang dilakukan oleh seorang introvert.

Jika orang introvert bisa jadi ekstrovert dalam kondisi tertentu, maka sebaliknya, orang ekstrovert pun bisa jadi introvert dalam kondisi tertentu.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: