Tentang Keberadaan, Keyakinan, Keputusan, dan Kehendak Tuhan

life hack

These are some of my thoughts recently.

#1. When we let go of a person in our life, new person is coming. And yes, anything new is always excited BUT doesn’t mean for a lifetime! Some people come into our life for a purpose. It could be for professional purpose, for teach us something, for entertaining us or/and the vice versa, for certain period or lifetime, or anything else. In this case, I remember this quote “we have three types of friends in life; friends for a reason, friends for a season and friends for a lifetime”.

#2. Kita tidak akan percaya/yakin kepada siapa pun, sebelum kita percaya dan yakin kepada diri kita sendiri.

#3. Listen to your conscience and intuition, somehow they know what you should choose. Woh, kata-kata Steve Jobs banget ya? Tapi setelah melewati perjalanan hidup yang panjang dengan berbagai pengalaman dan pengetahuan yang saya dapatkan, inilah yang saya dapati juga belakangan ini. Silahkan jika ingin bertanya nasihat dan masukan kepada orang-orang yang kita percayai dapat memberi nasihat yang baik kepada kita. Atau bahkan sekadar ingin mengonfirmasi apakah keputusan kita benar atau salah. Itu membuat kita rendah hati, tahu bahwa kita butuh bantuan orang lain karena belum tentu kita selalu benar. Tetapi, pada akhirnya yang harus mengambil keputusan tentu adalah diri kita sendiri karena yang menjalani kehidupan kita adalah kita sendiri. Pertanyaannya, apakah keputusan yang diambil adalah sudah sesuai nurani dan intuisi kita? We are not saints, but definitely we can make a decision as wise as we can. If it’s right, it’s blessings. If it’s wrong, it’s lessons.

#4. Komputer bisa di-hack atau ada back up solutions-nya. Hidup pun begitu. Hidup bisa di-“hack” atau ada back up solutions-nya. Contohnya seperti yang sering kita lihat di internet. Misalnya, jika sepatu kita bau, kita bisa menaruh tea bag di dalam sepatu kita untuk menyerap baunya. This kind of life “hack” or back up solutions can be applied when we don’t have any shoe fragrance, right? Nah, itu kan life hack untuk sesuatu yang konkrit. Saya percaya untuk yang abstrak pun ada. Misalnya di artikel Rumus 6P2K lalu, saya ada menuliskan, bagaimana jika kita belum ada kesempatan bekerja sesuai dengan passion kita? Maka sementara bisa diakali dengan bekerja pada bidang yang cukup/paling mendekati passion kita. Dan tentu ‘life hack’ ini juga berlaku pada aspek kehidupan lainnya. Contoh lainnya (kali ini untuk solusi yang lebih permanen), saya punya kenalan. With many reasons and cosinderation, they are a type of people that not really into marriage idea. Namun akhirnya mereka menikah juga, TAPI pesta pernikahannya bisa dibilang hanya seperti nikah tamasya. Menurut saya, ini juga yang disebut ‘life hack’.

#5. God really wants us to be MATURE and HAPPY. Those are two prime important factors if we want to have a good life, especially for those of us who want to build a family in the future.

Advertisements

Tagged: , , , , , , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: