Tag Archives: membangun

Rumus 6P2K dalam Meningkatkan Karier (P-2)

Rumus 6P2K dalam meningkatkan karier. P- yang ke-2:

#2. Pengalaman
Terdengar klise, tapi ya memang kenyataannya begitu. Pengalaman itu penting karena seperti kata pepatah, pengalaman adalah guru terbaik. Pengalaman membuat Anda sudah tahu apa yang harus dikerjakan dan tidak boleh dikerjakan saat Anda bekerja, yang dapat membantu memajukan sebuah perusahaan. Jelas hal itu dianggap lebih efektif, efisien, dan beneficial oleh perusahaan. Maka itu, ketika Anda menulis CV, pastikan pengalaman Anda ditulis paling atas, paling tidak setelah biodata.

Pada poin ini, Anda mungkin akan bertanya bagaimana bisa pengalaman mempengaruhi karier jika Anda misalkan adalah seorang fresh graduate yang belum pernah bekerja? Fresh graduate yang belum berpengalaman juga tetap diminati kok oleh perusahaan untuk tujuan efisiensi anggaran perusahaan. Tapi, karena bagaimana pun juga pengalaman itu penting, walaupun Anda fresh graduate, kalau bisa, jangan benar-benar “putih polos” tidak pernah mengerjakan apa pun selain bersekolah atau berkuliah sebelum terjun ke dunia kerja. Mengapa begitu? Karena pemberi kerja biasanya merasa kurang efisien jika meng-hire orang yang betul-betul belum ada pengalaman sama sekali. Mereka jadi perlu waktu untuk mengajari kita banyak hal dari awal, termasuk mungkin work flow dan etos kerja.
Continue reading

Rumus 6P2K dalam Meningkatkan Karier (P-1)

Hasil gambar untuk if you love what you do you'll never work a day in your life

Rumus 6P2K dalam meningkatkan karier. P- yang pertama:

#1. Passion
Tidak ada yang lebih menyenangkan dan menyemangati dibandingkan dapat mengerjakan sesuatu yang begitu kita minati, apalagi ternyata dapat menghasilkan sesuatu dari sana, entah itu uang atau pun prestasi lainnya. Kita bekerja serasa “tidak” bekerja, melainkan seperti sedang melakukan minat terdalam kita setiap harinya. Beban pekerjaan mungkin ada tapi tidak terlalu berat.

Namun, pernah suatu hari, kenalan saya di social media, @Jetveetlev berkata, somehow teori ini pada akhirnya akan jadi teori saja, karena apa pun yang menjadi RUTINITAS pasti akan MEMBOSANKAN. Betul kok. Maka itu, ketika jenuh menyerang, someone told me that we should take a break, then after that, we will be excited again karena bagaimana pun itu passion kita. Passion merupakan sinyal yang menunjukkan jati diri. Ia merupakan panggilan dari nurani (conscience) kita. Dan nurani itu tidak dapat diingkari. Continue reading